23 Oktober 2026

Ini Cara Transfer Lewat ATM dengan Mudah dan Aman

Ringkasan Artikel

Transfer uang merupakan salah satu transaksi perbankan yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengirim uang kepada keluarga, membayar kebutuhan tertentu, hingga melakukan pembayaran kepada orang lain, semuanya bisa dilakukan melalui layanan transfer bank.

Transfer uang bisa dilakukan menggunakan banyak hal salah satunya tentu melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Dengan menggunakan mesin ATM, nasabah dapat mengirim uang ke rekening tujuan tanpa harus datang ke kantor cabang bank.

Lalu, bagaimana cara transfer lewat ATM yang benar? Ikuti langkah-langkah dan tips ini untuk transaksi yang lebih aman!

Apa Itu Transfer Lewat ATM?

Transfer lewat ATM adalah transaksi pemindahan dana dari rekening pengirim ke rekening penerima menggunakan mesin ATM. Layanan ini dapat digunakan untuk mengirim uang ke rekening bank yang sama maupun rekening bank lain, sesuai dengan fasilitas yang tersedia.

Menurut Bank Indonesia, kartu ATM/debit memberikan kemudahan dan kecepatan dalam melakukan berbagai transaksi, termasuk penarikan tunai dan transfer antar rekening atau antarbank.

Artinya, ATM tidak hanya berfungsi untuk mengambil uang tunai, tetapi juga dapat membantu memenuhi kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan Sebelum Transfer Lewat ATM?

Sebelum melakukan transfer, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar proses transaksi berjalan lancar.

  1. Kartu ATM atau debit. Pastikan kartu dapat digunakan untuk melakukan transaksi.
  2. PIN ATM. Siapkan PIN yang benar dan jangan membagikannya kepada orang lain.
  3. Nomor rekening tujuan. Pastikan nomor rekening penerima sudah benar sebelum melakukan transfer.
  4. Nama bank tujuan. Informasi ini diperlukan terutama jika ingin mengirim uang ke bank lain.
  5. Saldo yang mencukupi. Pastikan saldo rekening cukup untuk nominal transfer dan biaya transaksi jika ada.

Sebaiknya, periksa kembali seluruh informasi sebelum mulai bertransaksi. Kesalahan memasukkan nomor rekening atau memilih bank tujuan dapat menyebabkan dana terkirim ke rekening yang tidak sesuai.

 

Baca juga: Bagaimana Cara Tarik Tunai di ATM? Ikuti Tips Ini!

Cara Transfer Lewat ATM ke Sesama Bank

Transfer ke sesama bank dilakukan ketika rekening pengirim dan penerima merupakan bank yang sama. Berikut langkah-langkah umumnya:

  1. Masukkan kartu ATM. Masukkan kartu ke mesin ATM sesuai petunjuk yang tersedia.
  2. Pilih bahasa. Pilih bahasa yang ingin digunakan pada layar.
  3. Masukkan PIN ATM. Ketik PIN dengan hati-hati dan tutupi keypad saat memasukkannya.
  4. Pilih menu transfer. Pada layar utama, pilih menu Transfer atau menu sejenis.
  5. Pilih transfer ke sesama bank. Nama menu dapat berbeda, tergantung bank yang digunakan.
  6. Masukkan nomor rekening tujuan. Ketik nomor rekening penerima dengan benar.
  7. Masukkan nominal transfer. Tentukan jumlah uang yang ingin dikirim.
  8. Periksa detail transaksi. Pastikan nomor rekening, nama penerima jika ditampilkan, dan nominal transfer sudah sesuai.
  9. Konfirmasi transaksi. Jika semua informasi benar, lanjutkan sesuai instruksi pada layar.
  10. Simpan bukti transaksi. Ambil struk jika tersedia dan pastikan kartu ATM sudah diambil sebelum meninggalkan mesin.

Setelah transaksi selesai, periksa notifikasi atau mutasi rekening jika diperlukan untuk memastikan dana telah terpotong dan transaksi berhasil.

Perlu diingat bahwa urutan menu dan tampilan layar dapat berbeda pada setiap bank. Oleh karena itu, ikuti petunjuk yang muncul pada mesin ATM yang digunakan.

Cara Transfer Antarbank Lewat ATM

Selain ke sesama bank, Anda juga bisa melakukan transfer ke rekening bank lain melalui ATM yang mendukung layanan tersebut. Prosesnya hampir sama, tetapi biasanya terdapat langkah tambahan untuk memilih bank tujuan atau memasukkan kode bank.

Berikut cara transfer antarbank lewat ATM secara umum.

  1. Masukkan kartu ATM dan PIN. Gunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan transfer.
  2. Pilih menu transfer. Cari menu Transfer pada layar ATM.
  3. Pilih transfer ke bank lain. Pilih opsi transfer antarbank jika tersedia.
  4. Masukkan kode bank dan nomor rekening tujuan. Ikuti format yang diminta mesin ATM. Beberapa mesin menyediakan daftar bank sehingga Anda bisa memilih bank tujuan secara langsung.
  5. Masukkan nominal transfer. Ketik jumlah uang yang ingin dikirim sesuai batas transaksi yang berlaku.
  6. Periksa informasi penerima. Pastikan bank tujuan, nomor rekening, nama penerima jika ditampilkan, dan nominal sudah benar.
  7. Konfirmasi transfer. Lanjutkan transaksi apabila seluruh informasi sudah sesuai.
  8. Simpan bukti transaksi. Periksa status transaksi dan simpan struk jika tersedia.

Jika mesin meminta kode bank, pastikan Anda menggunakan kode yang benar untuk bank tujuan. Jangan menebak kode bank atau melanjutkan transaksi jika informasi penerima belum sesuai.

Apa Perbedaan Transfer Sesama Bank dan Antarbank?

Perbedaan utamanya terletak pada bank asal dan bank tujuan serta ketentuan transaksi yang berlaku.

  • Transfer sesama bank: Dana dikirim ke rekening yang berada di bank yang sama.
  • Transfer antarbank: Dana dikirim ke rekening yang berada di bank berbeda. Transaksi ini dapat dikenakan biaya sesuai layanan dan ketentuan bank.

Bank Indonesia juga menyediakan infrastruktur pembayaran seperti BI-FAST untuk memfasilitasi transfer dana antarbank secara real-time. Namun, ketersediaan metode transfer tertentu melalui ATM bergantung pada dukungan dan layanan bank yang digunakan.

Berapa Biaya Transfer Lewat ATM?

Biaya transfer lewat ATM dapat berbeda-beda, tergantung pada bank asal, bank tujuan, serta jenis layanan transfer yang digunakan.

Transfer ke sesama bank umumnya memiliki ketentuan biaya yang berbeda dari transfer antarbank. Untuk transfer antarbank, biaya juga dapat bergantung pada mekanisme yang tersedia dan ketentuan bank masing-masing.

Sebagai contoh, Bank Indonesia menjelaskan bahwa layanan BI-FAST menawarkan biaya transfer antarbank maksimal Rp2.500 per transaksi. Namun, ketentuan ini tidak berarti semua transfer melalui ATM otomatis menggunakan BI-FAST atau dikenakan biaya yang sama.

Sebelum melanjutkan transaksi, perhatikan informasi biaya yang ditampilkan pada layar ATM jika tersedia. Anda juga dapat memeriksa informasi tarif melalui situs resmi atau layanan pelanggan bank terkait.

Tips Aman Transfer Uang Lewat ATM

Selain memahami cara transfer lewat ATM, penting juga untuk menjaga keamanan selama melakukan transaksi. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.

1. Periksa Nomor Rekening Sebelum Transfer

Pastikan nomor rekening dan informasi penerima sudah benar sebelum mengonfirmasi transaksi. Jangan terburu-buru menekan tombol konfirmasi tanpa memeriksa detailnya.

2. Jaga Kerahasiaan PIN ATM

Jangan memberikan PIN kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas bank. Tutupi keypad saat memasukkan PIN agar tidak terlihat oleh orang lain.

3. Waspadai Orang Asing yang Menawarkan Bantuan

Jika mengalami kendala, gunakan petunjuk pada mesin atau hubungi layanan resmi bank. Hindari memberikan kartu ATM, PIN, atau informasi rahasia kepada orang yang tidak dikenal.

4. Simpan Bukti Transaksi

Struk ATM dapat membantu saat Anda perlu memeriksa detail transaksi atau melaporkan kendala kepada bank. Simpan bukti tersebut dengan baik dan hindari membagikan informasi rekening yang bersifat pribadi.

5. Pastikan Transaksi Berhasil

Jangan langsung menganggap transfer berhasil hanya karena saldo berkurang atau struk keluar. Periksa status transaksi dan mutasi rekening jika diperlukan. Jika terjadi kendala, hubungi bank melalui kanal resminya.

 

Baca lagi: Cara Menemukan ATM Terdekat dengan Mudah

Apa yang Harus Dilakukan Jika Transfer Lewat ATM Gagal?

Transaksi transfer melalui ATM terkadang mengalami kendala, misalnya karena gangguan jaringan, masalah pada mesin, atau kesalahan informasi yang dimasukkan.

Jika transfer gagal, lakukan langkah-langkah berikut.

  1. Periksa status saldo dan transaksi. Cek apakah saldo sudah terpotong dan apakah transaksi tercatat.
  2. Simpan bukti transaksi. Jika ada struk atau nomor referensi, simpan untuk membantu proses pemeriksaan.
  3. Jangan langsung mengulang transfer. Pastikan terlebih dahulu apakah transaksi sebelumnya berhasil atau masih diproses agar tidak terjadi pengiriman dana ganda.
  4. Hubungi layanan resmi bank. Sampaikan waktu transaksi, nominal, rekening tujuan, dan informasi referensi yang diperlukan melalui kanal resmi bank.
  5. Ikuti proses penanganan dari bank. Jika dana terpotong tetapi penerima belum mendapatkannya, minta bank memeriksa status transaksi.

Waktu penyelesaian kendala dapat berbeda-beda, tergantung penyebab dan hasil pemeriksaan bank. Karena itu, pastikan Anda mengikuti informasi dan prosedur resmi yang diberikan.

Nikmati Kemudahan Transfer di ATM ATMi

Cara transfer lewat ATM pada dasarnya cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan kartu ATM, PIN, dan informasi rekening tujuan, kemudian mengikuti petunjuk pada layar hingga transaksi selesai.

Baik transfer ke sesama bank maupun antarbank, pastikan seluruh informasi penerima sudah benar sebelum melakukan konfirmasi. Jangan lupa menjaga kerahasiaan PIN dan menyimpan bukti transaksi agar proses pemeriksaan lebih mudah jika terjadi kendala.

Dengan memahami langkah-langkah tersebut, Anda dapat melakukan transfer uang melalui ATM secara lebih praktis, aman, dan sesuai kebutuhan.

Untuk memenuhi kebutuhan transaksi perbankan sehari-hari, Anda juga bisa mengandalkan mesin ATM ATMi. Dengan layanan yang praktis dan mudah dijangkau, ATMi siap menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan transaksi tunai maupun perbankan. Yuk, temukan gerai ATMi terdekat dan nikmati kemudahan bertransaksi!

FAQ

1. Apakah transfer lewat ATM bisa ke bank lain?

Ya, transfer antarbank dapat dilakukan melalui ATM yang mendukung layanan tersebut. Anda perlu memilih bank tujuan dan memasukkan informasi rekening sesuai petunjuk mesin.

2. Apakah transfer lewat ATM dikenakan biaya?

Biaya transfer bergantung pada bank, rekening tujuan, dan layanan yang digunakan. Periksa ketentuan tarif bank sebelum menyelesaikan transaksi.

3. Apakah transfer lewat ATM bisa dilakukan kapan saja?

ATM dapat digunakan di luar jam operasional kantor cabang. Namun, ketersediaan transaksi tetap bergantung pada kondisi mesin, jaringan, sistem bank, dan layanan yang digunakan.

4. Bagaimana jika salah memasukkan nomor rekening saat transfer?

Segera hubungi bank pengirim melalui kanal resmi untuk melaporkan kejadian dan meminta pemeriksaan. Siapkan bukti transaksi serta informasi yang diperlukan. Penanganan selanjutnya bergantung pada status transaksi dan prosedur bank.

5. Apakah struk ATM harus disimpan setelah transfer?

Sebaiknya simpan struk atau catatan transaksi, terutama jika Anda perlu memeriksa status transfer atau mengajukan laporan kepada bank. Jika tidak memperoleh struk, Anda dapat memeriksa mutasi rekening atau menyimpan informasi referensi transaksi yang tersedia.