Ringkasan Artikel
ATM masih menjadi bagian penting dari layanan perbankan. Meskipun layanan ATM digital semakin berkembang, ATM masih menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi.
Seiring perkembangan teknologi, ATM terus berinovasi untuk menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah. ATM kini dibagi menjadi beberapa jenis yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan transaksi.
Simak artikel berikut untuk memahami jenis-jenis mesin ATM beserta fungsinya!
Jenis-Jenis Mesin ATM
Jenis ATM ini merupakan yang paling banyak ditemui. Fungsi utamanya adalah untuk melakukan penarikan uang tunai.
Seiring perkembangan teknologi, ATM ini juga menghadirkan fitur-fitur yang memfasilitasi nasabah untuk melakukan berbagai transaksi selain tarik tunai, seperti transfer antar bank, hingga pembayaran tagihan.
- Cash Deposit Machine (CDM)
Cash Deposit Machine (CDM) adalah mesin ATM yang berfungsi untuk melakukan setor tunai. Mesin ini memungkinkan nasabah melakukan penyetoran sejumlah uang tunai secara mandiri tanpa harus datang ke bank.
CDM juga dilengkapi fitur-fitur untuk melakukan berbagai transaksi, seperti transfer antar bank, pembayaran tagihan, hingga top up e-money.
- Cash Recycling Machine (CRM)
Cash Recycling Machine (CRM) merupakan inovasi layanan perbankan yang merupakan pengembangan dari ATM dan CDM. Melalui mesin ini, nasabah dapat melakukan tarik tunai maupun setor tunai dengan efisien.
Mesin ini juga menghadirkan layanan transaksi lainnya seperti transfer antar bank, pembayaran biaya pendidikan, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa.
Sama seperti namanya, ATM non-tunai tidak melayani transaksi tunai seperti tarik tunai atau setor tunai. ATM ini hanya dapat digunakan untuk kebutuhan transaksi non-tunai seperti transfer antar bank atau pembayaran tagihan.
Perbedaan Cash Deposit Machine (CDM) dan Cash Recycling Machine (CRM)
Secara umum perbedaan CDM dan CRM terletak pada proses pengolahan uang tunai.
CDM berfungsi satu arah sebagai mesin penerima setoran uang tunai. Artinya, uang yang disetorkan ke dalam mesin tidak dapat ditarik oleh nasabah lain.
Sementara itu, CRM memiliki fungsi yang lebih fleksibel, karena tidak hanya berfungsi sebagai mesin penerima setoran, tetapi juga dapat digunakan untuk penarikan uang tunai. Uang yang diterima mesin akan disimpan dalam kaset khusus dan dimanfaatkan kembali untuk melayani penarikan tunai oleh nasabah lain.
Optimalkan Pengelolaan Operasional Mesin ATM Bersama ATMi
Memiliki berbagai jenis mesin ATM saja tidak cukup untuk menghadirkan layanan perbankan yang optimal. Bank juga perlu memastikan setiap mesin dapat beroperasi secara andal, aman, dan tersedia setiap saat untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
Sebagai penyedia layanan pengelolaan jaringan ATM, ATMi mendukung industri perbankan melalui layanan pengelolaan ATM yang komprehensif.
Didukung oleh tenaga profesional, infrastruktur yang andal, serta pengalaman dalam menangani operasional ATM, ATMi membantu bank menjaga performa mesin agar tetap optimal sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Dengan solusi yang terintegrasi, bank dapat lebih fokus pada pengembangan layanan dan pengalaman nasabah, sementara operasional ATM dikelola secara profesional sesuai standar industri.